Bakar 3.000 Kartu SIM Prabayar, Pemilik Konter Kesal Masalah Registrasi

BeritaBagus001 – Para pelaku usaha marah yang di akibatkan oleh kebijakan dari registrasi ulang kartu prabayar yang di berikan batasan kepada setiap satu orang hanya boleh menggunakan tiga kartu SIM prabayar dengan mengregristasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIM).

Pemilik konter di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobangan Jawa Tengah, mengamuk dan membakar seleuruh kartu SIM prabayar yang di jual pada Kamis (2/11/2017).

Dengan menggunakan bensin pemilik konter membakar 3.000 kartu SIM prabayar dari berbagai jenis provider.

“Ini kebijakan yang membuat kami pemilik konter rugi besar. Yang tidak di batasi menjadi terbatas. Sebelum ada kebijakan dalam sehari saya dapat menjual 100 kartu dengan keuntungan jutaan rupiah. Lebih baik di bakar saja,” ujar pemilik konter LA Cell, Aziz Muslimin.

Sambung Azis, kita masyarakat juga memiliki usaha, apabila ada yang mau memakai kartu SIM ke emapat maka harus di daftarkan di gerai milik operator agar tercatat dengan jelas. Agen Domino

“Kalaw di gerai, jelas merugaikan kami pemilik usaha konter. Berilah kewenangan ke semua konter se-Indonesia agar bisa meregistrasi nomer ke empat,” tuturnya.

Ini merupakan kekesalan dari para pemilik konter, ratusan bahkan ribuan para pelaku usahan penjualan SIM prabayar di sejumlah daerah Jateng akan berunjuk rasa.

“Kami pemilik konter di Jateng akan berdemo sebanyak ratusan hingga ribuan orang yang akan berpusat di DPRD Provinsi Jateng. Kami juga sudah saling mengabari via handphone,” ucap Iwan Budi (46), pemilik konter di Grobongan juga akan ikut.

“Intinya, kami tidak suka kebijakan itu. Trus bagasimana nomor cantik yang di jual dengan harga jutaan. Tentunya di blokir juga jika lewat batas,” tambahnya. Agen Domino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Rahasia Dari Selebrasi Marko Simic Dengan Jari Telunjuk Tutupi Mulut

Berita Bagus 001 – Seorang penyerang dari klub Persija Jakarta, marko Simic tidak banyak bicara ...