Terkuak Misteri Planet Pluto Lebih Jadi Dingin

BeritaBagus001 – Planet Plutokeadaan suhu menjadi dingin. Sangat berbeda sekali pada saat penemuan awal dengan planet kecil ini. Apa yang menyebabkan suhu planet Pluto menjadi dingin?

Dari info data terbaru, suhu planet kecil ini ternyata lebih dingin dibandingkan pada saat penemuan dari ilmuwan pada tahun 2015 lalu. Pada waktu lalu para penelitimenggunakan pesawat ruang angkasa New Horizons milik NASA untuk observasi.

Para ilmuan tertarik dengan fenomena tersebut untuk melakukan penelitian terkait proses pendinginan gas atsmofer di Pluto.

“Ini merupakan misteri sejak pertama kalinya mendapatkan data suhu dari New Horizons,” kata Xi Zhang, asisren profesor ilmu bumi dan planet di Universitas Santa Cruz di kutip dari Science Daily, Rabu (15/11/2017).

“Planet Pluto merupakan planet pertama yang kita ketahui memiliki energi atmosfer yang pembentukannya melalui partikel kabut fase padat, bukan dengan gas,” lanjutnya.

Diketahui dalam jurnal Nature, para peneliti mengungkapkan bahwa proses pendinginan dilalui dengan penyerapan panas oleh partikel kabut di atmosfer pluto serta memancarkan  radiasi inframerah dan melalui proses tersebut memancarkan energi ke ruang angkasa ini ternyata mendinginkan atmosfer. Agen Domino Terpercaya

Dapat kita ketahui bahwa hasil yang di ciptakan suhu atmosfer sekitar 70 derajat Kelvin atau minus 203 derajat Celcius. sangat jauh dengan perbedaan yang di perkirakan yaitu 100 derajat Kelvin atau minus 173 derajat Celcius).

Dari yang kita ketahui dari Zhang, berlebihnya jumlah radiasi inframerah dari partikel kabut di atmosfer Pluto dan dapat di deteksi oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb. Adanya deteksi tersebut memungkinkan konfirmasi hipotesis timnya setelah peluncuran teleskop tersebut, yang akan di rencanakan pada tahun 2019.

Reaksi kimia yang menghasilkan kabut di bagian atas atmosfer, dimana radiasi ultraviolet dari matahari yang mengionisasi nitrogen dan metana akan menghasilakan reaksi membentuk partikel hidrokarbon kecil yang berdiameter puluhan nanometer.

Partikal-partikel kecil akan menyatu di dalam atmosfer dan membentuk kelompok partikelyang tumbuh lebih besar dan akhirnya bertahan di permukaan atmosfer.

“Kami yakin partikel hidrogen ini berkaitan dengan benda-benda kemeraham dan kecoklatan yang terlihat pada ganbar permukaan Pluto,” kata Zhang. Agen Domino Terpercaya

Ketertarikan para peneliti tentang efek partikel kabut  sehingga tertarik untuk di plajari pada keseimbangan energi atmosfer dari planet lainnya, seperti bulan Neptunus Triton dan bulan Saturnus di Titan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Rahasia Dari Selebrasi Marko Simic Dengan Jari Telunjuk Tutupi Mulut

Berita Bagus 001 – Seorang penyerang dari klub Persija Jakarta, marko Simic tidak banyak bicara ...